Dalam analisis SWOT (Strength Weakness Opportunity and Threats) , kita harus bisa menilai kekuatan dan kelemahan diri kita sendiri (faktor internal) , sedangkan untuk peluang dan ancaman memang faktor eksternal yang tidak bisa kita nilai atau kita prediksikan dengan tepat seratus persen. Segala sesuatu yang ada dalam diri kita atau perusahaan dimana kita beraktifitas bisa kita deskripsikan dengan tepat kekuatan dan kelemahannya, kita bisa menjaga dan mengembangkan segala sesuatu yang ada pada wilayah SW.
Tetapi  manusia (SDM) sebagai roda penggerak dari sebuah organisasi pasti mempunyai saat-saat lengah, saat-saat mereka bisa terlena dan terjebak dalam comfort zone, maka pada saat itulah diperlukan juga controlling dari pihak luar organisasi yang bersifat independent dan tidak memihak. Pihak yang bisa melihat organisasi dengan standar-standar yang sudah ada , baik yang diterapkan oleh organisasi itu sendiri maupun oleh institusi luar (pemerintah) sebagai pemegang regulasi. Termasuk dalam hal ini adalah institusi perguruan tinggi, dimana nota bene perguruan tinggi adalah sebagai ujung tombak untuk melahirkan anak bangsa yang mumpuni dan profesional dibidangnya.
Berdasarkan hal-hal yang ada diatas tadi maka tepatlah rasanya kalau sebuah Institusi pendidikan tinggi mendapatkan evaluasi menyeluruh dari pihak eksternal ,terutama dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), supaya hal baik yang sudah diraih bisa di pertahankan dan tentu saja dikembangkan supaya jauh lebih baik lagi.
Program Studi Manajemen Universitas Nasional PASIM (UNAS PASIM) , pada hari Senin dan Selasa tanggal 6 dan 7 Maret 2017 mendapat kehormatan dikunjungi oleh tim assesor dari BAN-PT. Dipimpin oleh Professor M.Nassir dari UMI Makassar dan Dr.Ria Mardiana Yususf ,S.E.,M.Si dari UNHASS Makassar sebagai anggota. Tim Assesor melakukan verifikasi dokumen borang yang sudah dikirimkam beberapa bulan sebelumnya, termasuk juga melakukan peninjauan lapangan, dimana mereka juga meninjau ruangan kelas beserta kelengkapannya seperti projector , white board jumlah bangku kuliah dan lain-lain,meninjau perpustakaan serta sarana dan prasarana lainnya. Mereka bukan hanya melihat kecukupan tapi juga apakah berfungsi baik dan berjalan lancar semua sarana dan prasarana yang tersedia. Selanjutnya mereka juga melakukan evaluasi kepada stakeholders UNAS PASIM seperti alumni, pemakai lulusan (user),para Dosen dan tentu saja Mahasiswa/i yang masih aktif kuliah.
Bapak Eko Travada , Rektor UNAS PASIM yang ikut memonitor proses Akreditasi mengatakan bahwa proses akreditasi berjalan lancar, semua pihak yang terkait bekerjasama dengan baik, beliau juga menyampaikan bahwa Prodi Strata satu Manajemen UNAS PASIM adalah prodi yang mengikuti semua ketentuan dan aturan yang telah ditetapkan oleh Kemenristek Dikti, jadi Insyaallah semua sudah kita penuhi, paling nanti yang akan kita tindak lanjuti lebih jauh adalah saran-saran dan masukan yang sangat membangun dari kedua assesor. Masukan dari kedua Assesor juga merupakan sebagai pijakan nantinya bagi Prodi Manajemen khususnya dan tentu saja Universitas Nasional PASIM umumnya, untuk melangkah lebih jauh dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan oleh pendiri UNAS PASIM yaitu “To Make World Class Quality Of Human Resources Development In Global Era Of Information System” kata Bapak Rektor sambil tersenyum menutup pembicaraan. (Dry 08032017)